Minggu, 16 September 2012

Berita ESAI FOTO | Pesona Surga Bawah Laut Sabang

Berita

ESAI FOTO | Pesona Surga Bawah Laut Sabang

Oleh: Teks & Foto: Muhammad Hamzah Hasballah/ACEHKITA.COM - 19/09/2011 - 11:20 WIB
BERKUNJUNG ke Aceh, rasanya tak lengkap bila tak mengunjungi Sabang. Di pulau ini, tersaji pemandangan bawah laut yang memukau. Alam baharinya yang damai, dengan terumbu karang, dan ikan yang beragam, tentu dirindukan para wisatawan. Tak heran, jika memasuki masa liburan, ribuan wisatawan menghabiskan jutaan rupiah di pulau ujung Barat Indonesia ini.

Muhammad Hamzah Hasballah/ACEHKITA.COM
“Dari tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri lalu, sampai hari ketiga lebaran, pengunjung penuh di Pantai Iboih,” kata Tarmizi, warga Iboih, kepada acehkita.com, Senin (5/9). Ia menyebutkan, di hari-hari tersebut, wisatawan yang datang kebanyakan dari luar negeri, dan warga keturunan Tionghoa dari Medan. Jadi, semua bongalow (tempat penginapan di pinggir pantai) penuh. “Selanjutnya, ya orang-orang kita. Baik dari Banda Aceh maupun daerah lain,” sebut Tarmizi.

Muhammad Hamzah Hasballah/ACEHKITA.COM
Tapi, kegemaran pengunjung yang menikmati wisata bahari Sabang, tak didukung dengan kebersihan dan kepedulian para pengunjung. Padahal, letak keindahan Sabang ada di bawah laut. Kesadaran para wisatawan terhadap kelangsungan hidup biota laut, seperti terumbu karang, masih sangat kurang. “Banyak juga yang mengambil bintang laut. Kalau bintang laut diambil, banyak bulu babi yang hidup,” kata Burhan, anggota Satgas Pantai Iboih.

Muhammad Hamzah Hasballah/ACEHKITA.COM
Ia mengatakan, sebelum tsunami, habitat bintang laut di Pantai Iboih sangat gampang dijumpai. Namun, “Wisatawan yang datang mengambilnya untuk dibawa pulang,” timpal Tarmizi. Imbas makin berkurangnya bintang laut, bermunculannya bulu babi. Bulu babi adalah binatang laut yg hidup di sela-sela karang. Durinya yang panjang berbisa bila terkena anggota badan. Selain itu, para wisatawan yang mandi di Pulau Rubiah, banyak yang menginjak karang. Akibatnya, karang menjadi patah.

Muhammad Hamzah Hasballah/ACEHKITA.COM
Bukan hanya itu, Yunus, warga Banda Aceh yang lama menetap di Iboih sebagai pemandu, menyayangkan sikap para pengunjung yang mencemari lingkungan sekitar pantai. “Kalau kita ke sana, sekarang banyak sekali sampah. Bahkan sampai ke dasar pantai pun ada,” sesalnya. Iya, Sabang adalah surganya para penyelam. Baik para profesional yang melakukan diving, maupun amatiran yang datang untuk sekedar snorkeling. Di pinggiran pantai Iboih, berjejer penyedia jasa, yang menyewakan alat diving, maupun snorkeling.